JATIM || Sidikutama.com - 13 November 2025 - Peristiwa mengejutkan terjadi ketika seorang warga berinisial s menjadi korban fitnah kejam yang sengaja disebarkan oleh t dan kemudian diucapkan kembali oleh i. Tuduhan tersebut membuat heboh karena s selama ini dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah terlibat perbuatan menyimpang maupun perilaku yang tidak benar.
Kejadian ini bermula pada Kamis siang, 13 November 2025, ketika i mengungkapkan tuduhan yang ternyata bersumber dari t. Tanpa memeriksa kebenaran dan tanpa bukti, i menyampaikan ucapan t kepada orang lain dengan tujuan yang terkesan sengaja ingin menjatuhkan s. Tindakan itu langsung menghantam reputasi s dan menimbulkan luka psikologis yang mendalam.
S dalam keterangannya merasa sangat terpukul karena fitnah tersebut sama sekali tidak berdasarkan fakta. Ia menegaskan bahwa apa yang diucapkan i, yang berasal dari t, adalah kebohongan besar. “Ini bukan hanya salah paham, tetapi fitnah yang terencana. Saya tidak pernah melakukan apa pun seperti yang dituduhkan,” ujar s dengan kecewa.
Lebih menyakitkan lagi, hubungan baik yang selama ini dijaga s terhadap i hancur seketika. S tidak pernah menyangka bahwa orang yang ia pedulikan justru mengulang ucapan t untuk menjelekkan namanya. Tindakan i yang menyebarkan fitnah tanpa konfirmasi membuat s merasa dikhianati dan dipermalukan.
Warga yang mengenal ketiganya turut menyesalkan insiden tersebut. Mereka menyatakan bahwa tuduhan yang diarahkan kepada s tidak masuk akal dan tampak seperti upaya sistematis untuk merusak nama baiknya. Mereka berharap t maupun i dapat memberikan klarifikasi dan mempertanggungjawabkan ucapan yang telah menyudutkan s.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa fitnah yang disebar tanpa bukti dapat menghancurkan hubungan, kepercayaan, dan reputasi seseorang. S berharap kebenaran segera terbuka dan pihak yang terlibat dalam penyebaran fitnah ini dapat menyadari dampak buruk dari tindakan yang dilakukan.
Reporter : Ihwan
