Cegah Konflik, Sat Intelkam Polres Karangasem Rangkul Warga Desa Adat Susuan Terkait Masalah Tapal Batas
KARANGASEM || sidikutama.com - Guna menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Sat Intelkam Polres Karangasem menggelar kegiatan tatap muka dan dialog intensif dengan tokoh masyarakat Desa Adat Susuan pada Selasa (24/3/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bandesa Adat Susuan, para Prajuru, serta Kelihan Banjar se-Desa Adat Susuan. Fokus utama diskusi ini adalah menyikapi potensi gesekan terkait pembangunan penyengker atau pembatas kuburan di Lingkungan Jewuk Manis yang sedang dikerjakan oleh pihak Desa Adat Karangasem.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Sat Intelkam menyampaikan beberapa pesan krusial demi menjaga kedamaian di wilayah Karangasem:
Menjaga Kondusivitas: Warga/krama Desa Adat Susuan diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di lapangan.
Kepercayaan pada Prajuru: Terkait proses mediasi yang melibatkan Desa Adat Karangasem, warga diharapkan tidak turun ke lokasi secara langsung atau melakukan aksi massa.
Satu Pintu Koordinasi: Seluruh penanganan, aspirasi, dan koordinasi hukum maupun adat diserahkan sepenuhnya kepada Prajuru Desa Adat Susuan.
"Kami berharap warga mempercayakan proses ini kepada perwakilan adat yang sudah ditunjuk. Langkah ini penting agar situasi kamtibmas tetap kondusif dan solusi terbaik dapat dicapai tanpa adanya benturan fisik maupun psikis di masyarakat," ujar perwakilan Sat Intelkam Polres Karangasem.
Bandesa Adat Susuan menyambut baik langkah preventif yang dilakukan kepolisian. Pihaknya berkomitmen untuk mengedepankan komunikasi yang sehat dan memastikan krama desa tetap tertib mengikuti instruksi agar permasalahan batas wilayah ini tidak melebar menjadi konflik sosial.
Dengan adanya pengawalan dari pihak Kepolisian, diharapkan mediasi antara Desa Adat Susuan dan Desa Adat Karangasem dapat berjalan transparan dan berlandaskan rasa kekeluargaan.
(Ihwan)
