Kejuaraaan Menembak Kapolda Bali Cup 2026 Resmi Digelar, Asah Presisi dan Sportivitas dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
DENPASAR || sidikutama.com - Polda Bali resmi menggelar Kejuaraan Menembak Kapolda Bali Cup Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Menembak Tohpati Polda Bali. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan meningkatkan kemampuan menembak, profesionalisme, serta mempererat soliditas antar personel Polri. Rabu, (24/6/2026).
Kejuaraan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polda Bali, serta seluruh peserta yang mengikuti Kejuaraan Menembak Kapolda Bali Cup Tahun 2026 dari berbagai satuan dan jajaran.
Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., secara resmi membuka kejuaraan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang bergengsi tersebut.
“Selamat datang dan terima kasih kepada segenap peserta Lomba Menembak Kapolda Bali Cup Tahun 2026. Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolda Bali.
Kapolda Bali menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya menjadi sarana kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk memelihara dan meningkatkan keterampilan dasar anggota Polri, khususnya kemampuan menembak yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membangun budaya olahraga dan kompetisi yang sehat, tetapi juga memperkuat kompetensi dasar seorang anggota Polri yaitu keterampilan menembak sebagai salah satu keterampilan dasar yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolda Bali menjelaskan bahwa olahraga menembak mengajarkan berbagai nilai yang sangat relevan dengan tugas kepolisian, mulai dari fokus dalam bertindak, ketepatan dalam mengambil keputusan, kesabaran dalam menghadapi tekanan, hingga kemampuan mengendalikan diri dalam situasi yang membutuhkan pertimbangan cepat dan tepat.
“Di tengah dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks, kemampuan menjaga fokus, akurasi, dan pengendalian diri menjadi modal penting untuk mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dicintai masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap kejuaraan ini dapat menjadi sarana meningkatkan profesionalisme, mempererat soliditas, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di antara seluruh personel jajaran Polda Bali,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Bali juga memberikan sejumlah arahan kepada seluruh peserta dan panitia pelaksana. Ia mengingatkan agar seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan doa, menjunjung tinggi sportivitas, serta selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain selama pelaksanaan lomba.
Selain itu, seluruh peserta diminta untuk memahami dan mematuhi setiap arahan dari instruktur dan panitia, mengikuti standar operasional prosedur penggunaan senjata yang berlaku, serta menggunakan peralatan keamanan secara lengkap. Kepada panitia dan instruktur, Kapolda Bali berpesan agar memberikan arahan yang jelas dan melaksanakan kegiatan secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab.
Lebih dari sekadar perlombaan, Kapolda Bali Cup Tahun 2026 menjadi wujud nyata komitmen Polda Bali dalam membentuk personel yang terampil, disiplin, dan berintegritas. Dengan mengedepankan keselamatan, sportivitas, dan profesionalisme, kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan insan Bhayangkara yang tidak hanya tepat dalam membidik sasaran, tetapi juga tepat dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat menuju Bali yang aman, damai, dan kondusif. Kejuaraan ini sekaligus menjadi simbol semangat Hari Bhayangkara ke-80 dalam mewujudkan Polri Presisi yang semakin profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.
(Ihwan)

