Hangatnya Kebersamaan Warga Glagahsari, Santunan Anak Yatim-Piatu Jadi Wujud Nyata Kepedulian Sesama
TUBAN || sidikutama.com - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di lingkungan RT 05/RW 02 Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Rabu malam (24/6/2026). Warga dari berbagai kalangan berkumpul dalam kegiatan santunan anak yatim-piatu yang digelar atas inisiatif dan kepedulian para donatur dari lingkungan setempat. Acara ini juga dihadiri Kepala Desa, para sesepuh, tokoh agama, serta masyarakat yang turut memberikan dukungan dan doa.
Di bawah cahaya lampu malam yang sederhana, warga duduk bersama mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang menghadirkan suasana tenang dan menyejukkan hati. Lantunan ayat suci tersebut menjadi pengingat akan pentingnya berbagi dan saling peduli kepada sesama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama. Seluruh hadirin larut dalam suasana religius yang penuh makna, memanjatkan doa untuk keselamatan, keberkahan, serta kesejahteraan masyarakat Desa Glagahsari.
Tidak hanya menjadi kegiatan sosial, acara ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW yang menggema sepanjang acara menambah kekhusyukan sekaligus menghadirkan nuansa kebersamaan yang begitu terasa di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua RT 05 menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga serta para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu anak-anak yatim-piatu. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus terjaga menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang harmonis dan saling mendukung.
Momen yang paling mengharukan terjadi saat penyerahan santunan kepada anak-anak yatim-piatu. Senyum bahagia yang terpancar dari wajah mereka menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para warga dan donatur. Diiringi lantunan sholawat, penyaluran santunan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan dan kasih sayang.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang kiai sesepuh. Berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Warga berharap santunan anak yatim-piatu ini tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan rasa peduli, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama di tengah kehidupan bermasyarakat.
Reporter : Ihwan
